Masjid Agung Kutacane Aceh

Dari sisi keindahan yang di punyai oleh satu bangunan bangunan masjid yang dibuat oleh pembuat kubah masjid murah maupum kontraktor kubah masjid yang  mempunyai berbagai macam type kubah masjid seperti kubah masjid grc, kubah masjid bahan enamel, kubah masjid galvalum, kubah masjid stainless steel, kubah masjid beton serta kubah masjid juga mempunyai banyak bentuk yang berlainan seperti, kubah masjid berupa 1/2 lingkaran, kubah masjid berupa oval, kubah masjid berupa daun, kubah masjid berupa bawang, serta ada pula kubah masjid berputar-putar yang terbuat dari stainless stell. Bahan bahan yang di pakai dalam pembuatan kubah masjid beragam macam umpamanya beton, plat baja low carbon, serta banyak yang lain.

Saat ini masuk artikel baru yang pastinya juga akan menarik perhatian anda semuanya untuk bertandang ke masjid agung at-taqwa kutacane.

MASJID AGUNG AT-TAQWA KUTACANE

Masjid ini terdapat di satu profinsi yang begitu religius pada agama islam. Serta pada sat ini di aceh telah mengaplikasikan banyak hukum islam jadi basic hukum hukum disana. Di beda bagian kutacane sendiri adalah ibu kota dari aceh tenggara. Disana mempunyai situasi yang sejuk di karenakan lokasi itu ada di daerah pegunungan yang mempunyai ketinggian 1000 mtr. mdpl.

Masjid agung at-taqwa yang terdapat di jalan cut nyak dien, kute kuntacana kecamatan babussallam di kabupaten aceh tenggara propinsi aceh. Masjid agung at-taqwa yang dibangun pada th. 1956an sudah usai pembangunan pada th. 1962. Masjid yang dibuat dengan gotong royong dengan sebagian orang-orang yang mempunyai prioritas muslim. ketika dahulu masjid agung at-taqwa yaitu masjid yang cukup simpel tetapi dengan terdapatnya pembangunan sekali lagi yang hingga masjid agung at-taqwa jadi masjid yang kuat serta indah serta juga akan menarik daya tarik orang-orang dari beragam kota untuk bertandang ke masjid agung at-taqwa kutacane.

Masjid yang berdiri di dalam tengah kota serta mempunyai lokasi yang begitu strategis hingga pada sehari-harinya masjid ini begitu ramai di kunjungi oleh beberapa wisatawan yang lewat di ruang masjid agung at-taqwa. apabila ketika malam hari jadi anda juga akan lihat keindahan seperti tata sinar yang begitu indah yang telah di tata serapi mungkin saja apabila anda datang ke masjid ini jadi anda juga akan terkagum mengagumi akan dengan bangunan masjidnya.

Masjid agung at-taqwa kutacane resmi idi resmikan pada tanggal 8 bln. april pada th. 2006, dan di hadiri oleh sebagian tokoh tokoh perlu serta beberapa pemerintahan, ketika peresmian masjid at-taqwa di tandai dengan pemukulan bedug dan dengan penandatanganan satu prasasti yang ada di masjid at-taqwa aceh,

Demikian jadi artikel yang mungkin saja di perlukan untuk beberapa wisatan religius ataupun siapa saja yanbg memerlukan. Mudah-mudahan berguna untuk semua.

Kubah Masjid Di Jawa Tengah 

Banyak peluang terfikirkan saat kita lihat satu kubah masjid. Meskipun banyak bangunan bangunan  satu  tempat beribadah yg tidak memakai kubah. Di negara indonesia bangunan kubah masjid masih tetap jadi satu diantara komponen pelengkap masjid.  Tidak  seringkali  mendengar  bahkann juga lihat kekurangan  yang  pastinya  kurang memedulikan pandangan jadi tidak mungkin untuk menarik perhatian supaya beberapa orang yang pergi untuk melakukan beribadah dengan berjamaah.

Tempat untuk melakukan beribadah pastinya mempunyai berbagai macam type kubah. Karenanya pada sekarang ini kubah senantiasa di peranankan jadi panduan arah kiblat serta kubah juga di pakai jadi daya tarik umat  yang memiliki sebagian besar muslim dan juga di dalamnya ada lampu jadi penerangan. Kubah pastinya  terdapat dibagian atap yang pada umumnya  memiliki  bentuk 1/2 bulat, seperti bola, kerucut, berupa bawang, kubah miring ataupun yang beda lainnya .

Bentuk kubah masjid jateng berbagai macam  yang  biasanya  dipengaruhi oleh sebagian aspek salah satunya :
lihat seberapa luas bangunan masjid yang juga akan di gunakan dengan kubah, sesuaikan arah kiblat supaya orang yang beada diluar lebih mengerti arah untuk lakukan beribadah, motif serta ciri khas yang menginginkan dibuat oleh pemiliknya serta dampak pencahayaan yang dikehendaki

Dalam sebagian aspek yang ada, anda pastinya  tentu tau kalau kubah ada di indonesia pada mulai sejak era ke 19. Serta satu diantaranya jadi  ikon yang  perlu untuk di gunakan diatas bangunan masjid  ataupun musholla. Satu cerita mengenai  kubahmasjidd  yang begitu menarik yang ada demikian banyak kubah masjid di jateng yaitu kubah masjid agung semarang.  Ketika anda tengah pergi jauh danand amemasuki lokasi kota semarang serta anda datang ke ruang masjid yang persisnya di jalan Gajah Raya Semarang, di situ anda juga akan lihat satu  kelebihan  satu masjid yang sedah dibuat pada th. 2002 itu.

Di sini anda juga akan ketahui satu latar belakang masjid agung jateng. awal mulanya pembangunan ini tidak  terlepas dari tanah yang di wakafkan masjid besar kauman semarang untuk di menjadikan satu masjid. Pembangunan ini termasuk juga dalam masalah  ganti guling pada BKM atau umumnya yang di sebut Tubuh Kesejahteraan Masjid depag degan PT Tensindo. Ada diatas tanah yang memiliki luas 10. 000 m2 itu yang lalu juga akan dibuat satu masjid  yang motif ataupun desaiinnya di lakukan oleh Ir. H. Ahmad Fanani.

Pebangunan itu dikerjakan mulai sejak th. 2002  serta menggambil dana pembiayaan dari APBD daerah, mulai sejak pembangunan, namun ketika  pemasangan tiang pertama yang di kerjakan oleh mentri agama republik indinesia yang ketika itu yaitu Prof. Dr. H. Said Agil Husen Al-Munawar, KH. MA. Sahal Mahfudz, dan H. Mardiyanto. Untuk arsitektur masjid yang di bagun termasuk juga satu diantara masjid yang merujuk pada suatu arsitektur yunanidan juga romawi yang pastinya juga di gabungkan dengan kebiasaan istiadat Jawa Tengah.

Dalam eksterior dari latar belakang yang ada tidaklah heran bila masjid yang di bangu memerlukan cost yag relatif besar serta bahkan segera di resmikan oleh Presiden RI yang ketika itu yaitu Susio Bambang Yudhoyono. Jia anda masuk masjid anda juga akan di lihatkan dengan keindahan kubah masjid yang memiliki diameter 20, serta sebah menara yang memiliki tinggi 62 m. Namun pada beda bagian ada keistiewaan seperti satu menara yang terpisah serta terdapat di bagian selatan dengan ketinggian sekitaran 99 m.

jadi sinyal asmaul husna. ada 25 pilar yang berwarna ungu yang di menghias dengan kaligrafi ayat ayat suci dan nama nama Nabi serta Rasul. Pilar itu sama-sama trehubung pada satu dengan yang beda,  yang membuat layaknya seperti Colloseum  yang terdapatdi Roma. Serta untuk yang paling akhir, saat anda masuk lokasi masjid dari gerbang masjid anda juga akan di lihatkan dengan tulisan syahadat yang  pastinya di lengakpi dengan satu  perkataan yang di catat dengan style huruf Arab Melayu.

Serta demikian halnya dengan interior. Saat  anda masuk  anda juga akan lihat terang bangunan yang cukup luas dengan di legkapi oleh pilar pilar ang berwarna putih  serta lantai yang terbuat dari keramik yang berwarna cokelat. Dibarengi dengan juga lampu serta bangunan bangunan bertingkat demikian halnya dengan  sarana yang  ada ketika masuk dalam interior bangunan seperti : Radio DAIS, Payung elektrik yang ada di ruang  serambi masjid, Bedug Raksasa, koleksi Al-Qur’an  serta  banyak yang lainnya

kubah Masjid Kota Palembang

Di dunia ini banyak sekali bangunan masjid yang begitu indah dan jugah megah, selain itu ada juga masjid yang sudah berumuran tua namun memiliki kubah masjid terindah sehingga membuat kesan tersendiri bagi bangunan masjid tersebut.

Masjid Lawang Kidul

masjid lawang kidul, kecamatan llir timur II, kota Palembang,  propinsi sumatera selatan. Masjid lawang kidul di dirikan pada tanggal 6 syawal 1310 atau pada tanggal 23 april pada th. 1893 masehi, yang dibuat dengan tanah waqaf dari Alm. Kyai marogan.

Masjid lawang kidul termasuk juga masjid tertua yang  ada di Sumatra selatan yakni masjid agung Palembang atau umumnya di sebut dengan masjid sultan Mahmud badaruddin II dan masjid ki marogan. Bila  kalian  memerlukan  artikel yang lain bisa dipandang di website kami kubahmasjidd. com/  masjid lawang kidul atau umumnya  di sebut dengan masjid ki marogan  dimana masjid itu dibuat oleh kyai marogan pada era  dan masa masa masa perjuangan  yang saatnya  hamper berbarengan,  masjid lawang kidul ada di pinggir sungai musi, yang pas di kelurahan lawang kidul, kecamatan llir timur ll, kota Palembang, propinsi sumatera selatan.

Yang lebih persisnya juga ada di samping pelabuhan Boom baru, yaitu satu pelabuhan tua yang ada di pinggir sungai  musi yang saat ini masih tetap di  peranankan, di karenakan masjid ini mempunyai jalan akses yang sempit serta di karenakan juga masjid ini di himpit oleh pemukiman pemukiman masyarakat.  Untuk masuk masjid lawang kidul gang untuk menuju masjid itu cuma cukup di lewati oleh sebagian beberapa sepeda motor saja atupun dengan mobil cuma  dapat di lewati dengan satu mobil saja dengan satu arah, karna juga di sekitaran masjid lawang kidul juga adalah lokasi padat masyarakat.

Masjid lawang kidul termasuk juga bangunan bangunan  website yang bersejarah yang masih tetap asli dari masa  penebaran penebaran islam pada akhir era ke 18 m, satu  arsitektur arsitektur bangunan yang  nyaris serupa  dengan bangunan masjid sultan Palembang yang pada saat itu jadi masjid yang resmi kesultanan Palembang.
Satu arsitektur bangunan yang mempunyai  bentuk sisi  empat  dengan atap yang berupa  limas yang  mempunyai  susun 3 yang sangat serupa dengan masjid agung demak.

dengan kemiripan yang berada di pada masjid lawang kidul dan masjid agung demak memanglah mungkin di maklumi, di karenakan ketika itu masjid lawang kidul dibuat sesudah masjid agung demak, yang  bersangkut paut dengan raden fatah yang ketika itu beliau jadi kesultanan yang pertama di kesultanan demak yang adalah putra prabu brawijaya yang datang dari majapahit serta lahir dan tumbuh di daerah Palembang.

Sepintas mengenai masjid lawang kidul dan  sejarahnya  yg tidak mencangkup keseluruhannya, mudah-mudahan  berguna untuk semua serta terimakasih telah ingin mambaca.

Masjid lawang kidul

Bangunan masjid merupakan untuk tempat beribadah umat islam sehingga berbagai arsitektur tambahan juga ditambah pada bangunan masjid sebagai salah satunya yakni kubah masjid. kubah masjid sendiri juga ada yang berjenis kubah masjid tradisional dan juga kubah masjid modern.

Masjid Lawang Kidul

Masjid yang terletak di jalan slamet riyadi, lorong masjid lawang kidul, kecamatan llir timur II , kota Palembang, provinsi sumatera selatan. Masjid lawang kidul di dirikan pada tanggal 6 syawal 1310 atau pada tanggal 23 april pada tahun 1893 masehi, yang di bangun dengan tanah waqaf dari Alm. Kyai marogan. Masjid lawang kidul juga termasuk masjid tertua yang berada di Sumatra selatan yaitu masjid agung Palembang atau biasanya di sebut dengan masjid sultan Mahmud badaruddin II dan juga masjid ki marogan.

masjid lawang kidul atau biasanya di sebut dengan masjid ki marogan di mana masjid tersebut di bangun oleh kyai marogan pada abad dan juga era masa masa perjuangan yang waktunya hamper bersamaan , masjid lawang kidul berada di tepi sungai musi, yang tepat di kelurahan lawang kidul, kecamatan llir timur ll, kota Palembang , provinsi sumatera selatan.

Yang lebih tepatnya juga berada di samping pelabuhan Boom baru , yakni sebuah pelabuhan tua yang berada di tepi sungai musi yang juga kini masih di fungsikan, di karenakan masjid ini memiliki jalan akses yang sempit dan di karenakan juga masjid ini di himpit oleh pemukiman pemukiman penduduk. Untuk memasuki masjid lawang kidul gang untuk menuju masjid tersebut hanya cukup di lalui oleh beberapa beberapa sepeda motor saja atupun dengan mobil hanya bisa di lalui dengan satu mobil saja dengan satu arah, karena juga di sekitar masjid lawang kidul juga merupakan kawasan padat penduduk.

Masjid lawang kidul juga termasuk bangunan bangunan situs yang bersejarah yang juga masih asli dari era penyebaran penyebaran islam pada akhir abad ke 18 m, sebuah arsitektur arsitektur bangunan  yang hampir mirip dengan bangunan masjid sultan Palembang yang pada masa itu menjadi masjid yang resmi kesultanan Palembang.

Sebuah arsitektur bangunan yang memiliki bentuk segi empat dengan atap yang berbentuk limas yang memiliki susun 3 yang juga sangat mirip dengan masjid agung demak, dengan kemiripan yang ada di antara masjid lawang kidul dan juga masjid agung demak memang bisa saja di maklumi , di karenakan pada saat itu masjid lawang kidul di bangun setelah masjid agung demak, yang bersangkut paut dengan raden fatah yang pada saat itu beliau sebagai kesultanan yang pertama di kesultanan demak yang juga merupakan putra prabu brawijaya yang berasal dari majapahit dan lahir serta tumbuh di daerah Palembang.

Sekilas tentang masjid lawang kidul serta sejarahnya yang tidak mencangkup keseluruhannya, semoga bermanfaat untuk semuanya dan terimakasih sudah mau mambaca .

Masjid Bujang Salim

Masjid Bujang Salim ini adalah masjid yang pertama dibangun di daerah kecamatan dewantara, kabupaten aceh utara. Pembangunan Masjid Bujang Salim ini berada di atas tanah seorang bangsawan dari kerajaan nisam, yang bernama Teuku Rhi Bujang atau Teuku Bujang Slamat bin Rhi Mahmud atau lebih dikenal dengan nama Bujang Salim. Semasa hidupnya Bujang Salim ini dikenal sebagai pejuang kemerdekaan dan sebagai penghormatan untuk beliau salah satu nama masjid di aceh ini bernama Masjid Bujang Salim.

Beliau juga menyelasaikan sekolahnya di bukit tinggi sumatera barat dan selanjutnya kembali lagi ke aceh. Selama penjajahan jepang bujang salim pernah diungsikan ke hutan bijan, dan kemudian di kembalikan lagi ke merauke. Dan sebelum  itu bujang salim juga pernah dibuang ke papua akibat aktigitas yang dilakukannya di bidang politik dan juga keagamaan.

Masjid Bujang Salim ini seringkali disebut dengan kembaran dari masjid raya baiturrahman yang berada di kutaraja banda aceh. Namun sebenarnya kedua masjid ini tidak benar benar mirip, namun jika dilihat sepintas mungkin kedua masjid ini mirip, meman pembangunan dari Masjid Bujang Salim ini meniru gaya dari  masjid raya baiturrahman yang berada di kutaraja banda aceh. Yang membedakan antara kedua masjid ini adalah kubah dari masjid raya baiturrahman ini berjumlah 7 buah kubah masjid, sedangkan di Masjid Bujang Salim mempunyai 5 kubah masjid.

Selain itu Masjid Bujang Salim ini pernah meraih penghargaan sebagai juara lomba percontohan masjid dalam kategori ri’ayah di tingkat nasional pada tahun 2016.

Sejarah Masjid Bujang Salim

Masjid Bujang Salim dibangun pada tahun 1921 dengan semangat untuk memperkuat kesatuan dan juga persatuan. Sebelumnya pada saat itu di kawasan ini belum ada bangunan masjid, sehingga masyarakat sekitar melaksanakan sholat berjamaah di rumah mereka masing masing. Kondisi yang dialami masyarakat ini mendapatkan perhatian yang serius dari bangsawan dari kerajaan Nisam Teuku Rhi Bujang atau Teuku Bujang Slamat bin Rhi Mahmud, beliau merupakan seorang pria yang pemberani yang mana beliau juga kerap untuk menentang kolonial belanda, selain itu beliau juga pahlawan kemerdekaan rakyat indonesia yang berasal dari nisam.

Dan dari situlah bujang salim ini memprakarsai untuk pembangunan masjid ini yang berada di atas tanahnya yang berlokasi di pusat keude krueng geukueh. Sebelum melakukan peletakan batu pertama untuk membangun masjid ini  bujang salim ini pergi ke Papua untuk menentang kolonial belanda. Karena bangsa belanda menganggap bahwa bujang salim ini telah mempengaruhi masyarakat, maka bujang salim diasingkan ke australia, namun dengan begitu pembangunan masjid tersebut tetap dilakukan oleh masyarakat setempat. Pembangunan masjid ini dilanjutkan oleh uleebalang yang berasal dari dewantara, ampon hanafiah, hingga pembangunan ini selesai mengahsilkan sebuah bangunan sederhana dengan ukuran yang cukup untuk melakukan sholat berjamaah.

Untuk memberi nama masjid ini masyarakat setempat menambahkan nama bujang salim untuk nama masjid ini, dan di tahun 1990 masjid ini berstatus masjid besar bujang salim. Perluasan masjid ini dilakukan lagi pada tahun 1996 dengan penafsiran dana sebesar 12 miliar.

Selain memiliki ukuran yang besar masjid ini juga memiliki keindahan di bagian eksteriornya dan juga interiornya. Masjid Bujang Salim ini kira kira dapat menampung jamaah 2500 orang sekaligus. Bukan hanya dipakai untuk melakukan sholat berjamaah masjid ini juga digunakan untuk pengajianrutin. Masjid Bujang Salim ini juga memiliki aula dan ruang stasiun radio sendiri untuk berdakwah.