Filosofi kubah masjid

assalamualaikum wr wb

hallo kawan bagaimana kabar hari ini?
apakah kalian semua baik baik saja?
bila baik baik saja alhadulillah
bila diantara kalian ada yang kurang baik
mudah mudahan untuk kedepanya jadi baik baik saja amin

filosofi kubah masjid atau dapat di sebut asal muasal kubah
kubah adalah salah satu unsur arsitektur yang senantiasa di gunakan
kubah berupa seperti 1/2 bola atau seperti kerucut yang
permukaan nya keluar keluar

yah tidak asing lagi kalau seringkali di katakan kalau kubah
adalah lambang dari kebesaran islam
mungkin saja karna saat ini semuanya masjid dan mushola memakai kubah

saat mendengar kata kubah mungkin saja kalian juga akan berpikir bahwa
penemu kubah yaitu orang orang muslim atau arsitektur muslim
bila kalian berpikir demikian bermakna kalian salah!
karna pada intinya penemu kubah yang sesungguhnya adalah
orang orang yang non muslim atau dapat di katakan bangsa mesopotamia
kubah mulai dikenal atau mulai tumbuh pada saat ke kristenan.

kubah dulunya berupa persegi empat dengan dinding untuk pembatas
di sekitar nya, kubah yang pertama kalinya di buat orang orang muslim
atau arsitektur muslim yaitu kubah batu atau lebih dikenal dengan
sebutan qubbah as shakrah

Kubah Masjid ditempatkan di bagian atap masjid yang maksudnya adalah untuk jadi
simbol pemberi tanda ada masjid. Diluar itu juga, dengan terdapatnya menambahkan
kubah jadi waktu imam ceramah nada bisa terdengar di semua ruang
masjid karna ada speaker pada kubah masjid.

Dahulu masjid cuma bangunan umum saja, serta tidak seperti sekarang ini.
Di mana tak ada menara, tak ada atap serta sekalipun tidak
memiliki kubah masjid. Masjid yang ada pada jaman dulu adalah satu
tanah lega yang cuma ada tembok kecil sisi kiri serta kanan sedang
untuk atapnya di buat dari dedaunan atau alang alang pohon kurma.

Bentuk bangunan yang begitu simpel tidak memiliki jendela,
tidak memiliki mihrab, orname, serta tidak ada kubah masjid.
Sedang ketika adzan, orang yang juga akan mengumandangkan adzan juga akan
naik ke bangunan atau tempat yang tertinggi yang terdapat di dekat masjid.

Saat ini tidak seperti dahulu sekali lagi, masjid yang ada sekarang ini tidak mengharuskan
orang untuk naik ke tempat tinggi dan tidak juga buat orang berteriak
sekuatnya. Hal semacam ini di karenakan telah ada mikrofon serta speaker yang bisa
menolong untuk keluarkan nada lebih keras. speaker itu umumnya
di letakan pada kubah masjid.

Bentuk dari kubah masjid ada juga beragam jenis macam ada yang memiliki
bentuk seperti 1/2 bola, teus bentuk bulat seutuhnya, serta ada pula
yang memiliki bentuk bulat lalu mempunyai runcing di bagian ujungnya,
serta bentuk-bentuk yang lain sesuai sama hasil dari arsitektu kubah masjid yang
membuatnya.
kadang-kadang masjid yang besar bukan sekedar mempunyai kubah satu
tetapi mempunyai kubah yang banyak serta kubah itu mengelilingi
kubah paling utama atau kubah yang paling besar

peranan kubah masjid bukan sekedar jadi atap atau pelindung dari hujan
satu bangunan masjid
tapi ada beragam jenis peranan kubah masjid yang lainya
1. jadi pemberi tanda untuk mengetahuhi dari jauhan kalau ada masjid
2. memper indah bangunan masjid serta membuatnya lebih megah
3. serta kubah masjid juga seringkali di pakai untuk ketahui arah kiblat

yah itu saja keterangan tentang filosofi kubah masjid
mudah-mudahan saja di saat yang berlainan kita dapat berjumpa kembali

wassalamualaikum wr wb

Masjid Bujang Salim

Masjid Bujang Salim ini adalah masjid yang pertama dibangun di daerah kecamatan dewantara, kabupaten aceh utara. Pembangunan Masjid Bujang Salim ini berada di atas tanah seorang bangsawan dari kerajaan nisam, yang bernama Teuku Rhi Bujang atau Teuku Bujang Slamat bin Rhi Mahmud atau lebih dikenal dengan nama Bujang Salim. Semasa hidupnya Bujang Salim ini dikenal sebagai pejuang kemerdekaan dan sebagai penghormatan untuk beliau salah satu nama masjid di aceh ini bernama Masjid Bujang Salim.

Beliau juga menyelasaikan sekolahnya di bukit tinggi sumatera barat dan selanjutnya kembali lagi ke aceh. Selama penjajahan jepang bujang salim pernah diungsikan ke hutan bijan, dan kemudian di kembalikan lagi ke merauke. Dan sebelum  itu bujang salim juga pernah dibuang ke papua akibat aktigitas yang dilakukannya di bidang politik dan juga keagamaan.

Masjid Bujang Salim ini seringkali disebut dengan kembaran dari masjid raya baiturrahman yang berada di kutaraja banda aceh. Namun sebenarnya kedua masjid ini tidak benar benar mirip, namun jika dilihat sepintas mungkin kedua masjid ini mirip, meman pembangunan dari Masjid Bujang Salim ini meniru gaya dari  masjid raya baiturrahman yang berada di kutaraja banda aceh. Yang membedakan antara kedua masjid ini adalah kubah dari masjid raya baiturrahman ini berjumlah 7 buah kubah masjid, sedangkan di Masjid Bujang Salim mempunyai 5 kubah masjid.

Selain itu Masjid Bujang Salim ini pernah meraih penghargaan sebagai juara lomba percontohan masjid dalam kategori ri’ayah di tingkat nasional pada tahun 2016.

Sejarah Masjid Bujang Salim

Masjid Bujang Salim dibangun pada tahun 1921 dengan semangat untuk memperkuat kesatuan dan juga persatuan. Sebelumnya pada saat itu di kawasan ini belum ada bangunan masjid, sehingga masyarakat sekitar melaksanakan sholat berjamaah di rumah mereka masing masing. Kondisi yang dialami masyarakat ini mendapatkan perhatian yang serius dari bangsawan dari kerajaan Nisam Teuku Rhi Bujang atau Teuku Bujang Slamat bin Rhi Mahmud, beliau merupakan seorang pria yang pemberani yang mana beliau juga kerap untuk menentang kolonial belanda, selain itu beliau juga pahlawan kemerdekaan rakyat indonesia yang berasal dari nisam.

Dan dari situlah bujang salim ini memprakarsai untuk pembangunan masjid ini yang berada di atas tanahnya yang berlokasi di pusat keude krueng geukueh. Sebelum melakukan peletakan batu pertama untuk membangun masjid ini  bujang salim ini pergi ke Papua untuk menentang kolonial belanda. Karena bangsa belanda menganggap bahwa bujang salim ini telah mempengaruhi masyarakat, maka bujang salim diasingkan ke australia, namun dengan begitu pembangunan masjid tersebut tetap dilakukan oleh masyarakat setempat. Pembangunan masjid ini dilanjutkan oleh uleebalang yang berasal dari dewantara, ampon hanafiah, hingga pembangunan ini selesai mengahsilkan sebuah bangunan sederhana dengan ukuran yang cukup untuk melakukan sholat berjamaah.

Untuk memberi nama masjid ini masyarakat setempat menambahkan nama bujang salim untuk nama masjid ini, dan di tahun 1990 masjid ini berstatus masjid besar bujang salim. Perluasan masjid ini dilakukan lagi pada tahun 1996 dengan penafsiran dana sebesar 12 miliar.

Selain memiliki ukuran yang besar masjid ini juga memiliki keindahan di bagian eksteriornya dan juga interiornya. Masjid Bujang Salim ini kira kira dapat menampung jamaah 2500 orang sekaligus. Bukan hanya dipakai untuk melakukan sholat berjamaah masjid ini juga digunakan untuk pengajianrutin. Masjid Bujang Salim ini juga memiliki aula dan ruang stasiun radio sendiri untuk berdakwah.

 

Kubah Masjid Jawa timur

Assalamualaikum wr wb

hallo kawan! apa kabarnya kalian baik baik saja?
bila baik! ” alhamdulillah ”
bila kurang baik doa kan saja mudah-mudahan jadi baik

kubah masjid jatim
jawa timur atau jawa timur terdapat pada pulau jawa sisi timur
jawa timur mempunyai sebagian besar masyarakat beragama islam
dengan hal tersebut banyak juga tempat melaksanakan ibadah atau masjid untuk golongan muslim
bukan sekedar untuk tempat melaksanakan ibadah masjid juga seringkali di pakai untuk
tempat istirahat sesaat (untuk orang orang yang tengah pergi jauh)
atau tempat untuk rekreasi
(tak tahu mengapa jadi tempat rekreasi mungkin saja karna bagus serta megah
ataupun
karna mempunyai histori sendiri)
ngomong ngomong masalah masjid
di jawa timur (persisnya di kota surabaya) di sana ada masjid agung surabaya
atau seringkali di sebut juga masjid Al Akbar adalah masjid paling besar ke dua di
indonesia sesudah masjid istiqlal.

masjid Al Akbar itu adalah masjid yang bagus serta megah
mengapa?
karna bukan sekedar besar tapi masjid itu juga mempunyai hal yang menarik
lainya
salah nya ialah kubah masjid Al Akbar tersebut
karna kubah masjidnya adalah kubah masjid yang unik.
mengapa unik?
karna kubah masjid Al Akbar itu serupa seperti daun dengan warna yang
bagus, dengan gabungan warnahijau gelap serta biru.
serta yang paling menarik dari kubah masjid Al Akbar yaitu di waktu malam tiba
kubah masjid Al Akbar tampak berkilauan serta pancarkan sinar,
karena dari sinar yang di pancarkan itu, buat orang orang di sekitar
masjid itu tertarik menginginkan ke masjid itu.

masjid Al Akbar mempunyai ciri ciri jadi berikut
1. masjid Al Akbar mempunyai 5 kubah masjid, 1 kubah masjid yang terbesar atau
yang paling utama serta dikelilingi 4 kubah masjid yang kecil
2. mempunyai menara yang mempunyai ketinggian lebih kurang 99 meter

kelebihan atau yang buat jamaah tertarik adalah menonjolnya corak
ukiran serta kaligrafi yang menghiasi dinding dinding di Masjid Al Akbar,
banyak hiasan ukiran serta kaligrafi jadi pelengkap struktur
paling utama masjid. Pada umumnya, keadaan ini nyaris sama juga dengan bentuk khas
masjid zaman dulu. Di mana bentuk ukiran serta kaligrafi banyak
jadi penghias masjid masjid besar di tanah air.
Bagian-bagian yang biasanya dihiasi dengan ukiran serta kaligrafi
yaitu pintu, hiasan dinding diatas yang seringkali di ukir dengan kaligrafi,
podium, serta sebagian elemen yang kerapkali menghiasi masjid masjid tempo dulu

Bermacam bentuk ukiran serta kaligrafi yang dapat dipandang di Masjid Al Akbar
ini, sebentar akan masuk masjid pengunjung telah diterima oleh 45
pintu ukir dari kayu jati. serta dimuka masjid tampak bedug besar yang
berciri ciri khas ukiran spesial, juga ada kentongan. Lebih masuk dalam masjid,
pengunjung juga akan di tunjukkan ukiran serta kaligrafi yang begitu menguasai
kuasai dinding dinding masjid. ditempat imam, serta di
dinding dinding paling utama, ditempat tempat menyimpan Al Qur’an yang menyebar di
semua penjuru masjid, ukiran ukiran bertopik ciri khas indonesia menghiasi dengan
bagus serta megah. di atap penuh dengan kaligrafi Al Qur’an
Semuanya elemen ukir serta kaligrafi itu menaikkan keagungan serta keteduhan Masjid
Al Akbar.
masjid Al akbar mempunyai 45 pintu dengan style daun pintu atau pintu ganda
yang bermakna di perlukan 90 daun pintu.

nah demikianlah singkatan narasi keterangan mengenai kubah masjid jawa timur
yang lebih persisnya narasi mengenai masjid Al Akbar

bila kalian menginginkan beli kubah masjid yang indah serta megah tentunya di perlukan
arsitektur yang pakar serta memiliki pengalaman dalam soal kubah
tapi janganlah kawatir di sinin kami adalah Pembuat kubah masjid di jatim
bila kalian menginginkan pesan kubah masjid pesan lah pada kami
kami siap melayani kalian kapanpun dengan baik
tapi bila kalian cuma menginginkan ajukan pertanyaan tentang kubah masjid
kami siap memberi jawaban yang kami dapat.
tunggulah apa sekali lagi pesan lah saat ini juga!!!

minta maaf jika ada yang salah ketik

wassalamualaikum wr wb

Masjid Zagan Pasha turki

Masjid Zagan Pasha atau dalam bhs turki di kenal jadi zagnospasa camii ini adalah masjid yang mempunyai histori serta paling besar di balikesir. Nama dari Masjid Zagan Pasha turki ini datang dari nama seseorang yang buat nama masjid ini pertama kalinya yakni zagan pasha, beliau adalah tokoh yang perlu karna sudah mengalahkan konstantinopel.

Zagan Pasha ini sempat juga menjabat jadi seseorang panglima teringgi tentara serta sekalian sempat juga menjabat jadi petinggi yang ketika itu dimaksud dengan Grand Vizer. Diluar itu beliau sempat juga menjabat jadi gubernur. Masjid Zagan Pasha ini sudah di kenal jadi masjid tempat mustafa kemal untuk memberikan khutbah khutbahnya pada th. 1923.

Zagan Pasha ini adalah tokoh sentral dalam satu kesuksesan dari muhammad al – fatih. Dalam penaklukan konstantinopel ini pasukan dari zagan pasha yang pertama kalinya yang menerobos tembok benteng konstantinopel. Anggota dari pasukan zagan pasha ini adalah pasukan usmaniyah yang sudah berhasil hingga di menara pengawas di benteng konstantinopel.

Zagan Pasha ini tidak cuma jadi panglima teratas saja namun juga sebagai seseorang penasihat, mentor, tutor, konselor dan pelindung dari sultan. Di Balikesir, zagan pasha sudah menghabiskan masa tuanya dengan keluarganya, serta membuat masjid disana serta sehabis beliau  meninggal dunia juga beliau dimakamkan di pekarangan masjid ini serta anggota keluarganya juga dimakamkan disini.

Pada th. 1897 masjid dan makamnya pernah alami kerusakan parah serta selanjutnya diperbaiki pada th. 1908 oleh gubernur omer ali bey. Terkecuali disini ada komplek pemakaman namun ada pula pemandian ciri khas turkinya juga.

Arsitektur Masjid Zagan Pasha

Bangunan Arsitektur Masjid Zagan Pasha ini dibuat dengan style masjid masjid usmaniyah. Masjid ini berupa segi empat dengan menggunakan seni pertukangan batu ashlar yang disebut seni pemrosesan batu alam. Bangunan dari Masjid Zagan Pasha ini diperlengkapi oleh bangunan kubah paling utama yang dikelilingi oleh empat kubah samping. Untuk akses kedalam masjid ini bisa lewat pintu di bagian utara, timur dan barat. Serta untuk bagian selatan masjid ini adalah tempat kiblat, mihrab dan mimbar masjid.

Di bangian depan pintu masjid ini diperlengkapi oleh tiga teras tertutup dengan jendela dan pintu kaca yang beratap joglo. Bangunan dari Masjid Zagan Pasha ini diperlengkapi dengan satu menara tinggi dan lancip yang ada di pojok barat laut. Bangunan menara ini adalah sumbangan dari haci hafiz efendi yang disebut seorang anggota keluarga yang terhormat dari kota balikesir.

Diluar itu dibagian pelataran dari Masjid Zagan Pasha ini ada dua bangunan untuk tempat wudhu berbentuk gazebo yang beratap kubah yang umum dimaksud dengan shardivans serta makam. Diluar pelataran masjid ini persisnya di pojok barat laut ada shadirvan ke-3 yang merupakan bangunan untuk makam zagan pasha. Di sekitar makam zagan pasha ada pula makam dari anggota keluarganya yang tertangani dengan baik.

Satu diantara hal yang paling unik di Masjid Zagan Pasha ini yakni ada jama matahari yang berbentuk meja yang ditempatkan di satu kolom yang mempunyai ukuran pendek di pojok selatan pelataran masjid. Serta jarum perunjuknya sudah dilindungi oleh kotak kaca. Namun pada sekarang ini jam itu telah tidak digunakan kembali, namun masih tetap terurus dengan baik jadi warisan bersejarah.